Member grup 2PM, Wooyoung, merilis album solo pada 8 Juli sebagai awal debutnya sebagai penyanyi solo. Di antara sekian banyak idola Korea yang melakukan comeback musim panas ini, member dari grup yang sudah debut selama 5 tahun ini menantang diri sebagai penyanyi solo. Apa yang menjadi alasannya? Saat menemui Wooyoung di Seoul Process Center pada 5 Juli, dia bercerita tentang kehidupannya sebagai 'idol'.
Pada tahun 2008, terpilih sebagai pemenang audisi JYP, kemampuan dance Wooyoung yang luar biasa diakui oleh JYP dan dia adalah trainee yang selalu menonjol di JYP Entertainment. Bahkan sebelum pembentukan grup 2PM, JYP sudah melihat potensi dan kemampuan Wooyoung untuk debut sebagai penyanyi solo.
"Saat masa promosi lagu 2PM 'Hands Up', Jinyoung hyung bertanya kepadaku, 'Kurasa akan menjadi ide yang baik kalau kamu menjadi penyanyi solo, bagaimana menurutmu?' Sejujurnya, dalam hatiku aku ingin sekali melakukannya, tapi tidak mudah menjawabnya saat ada member lain. Setelah itu member lain bilang akan sangat baik jika aku mencoba hal-hal yang ingin kulakukan, dan mereka akan selalu mendukungku. Aku sangat tersentuh."
Dengan 'penari luar biasa yang dirumorkan oleh JYP', dia merilis album solo pertamanya berjudul '23, Male, Single'. Judul tersebut menyatakan informasi pribadinya, pria muda lajang yang berumur 23 tahun, dengan gaya khas yang diekspresikan melalui musik. Dia juga melakukan promosi dengan menggunakan nama aslinya 'Jang Wooyoung', tidak dengan alias atau nama panggilan. "Awalnya aku berpikir dan mempertimbangkan apakah aku sebaiknya debut dengan inisial atau alias, tetapi aku tidak mendapat ide nama yang segar. Akhirnya, aku memutuskan untuk debut dengan nama asliku Jang Wooyoung, dan berusaha membuat image baru dari diriku, yang terbaik yang bisa kulakukan."
Sebagai penyanyi solo, memiliki single utama 'Sexy Lady' memberikan perasaan yang kuat dan intens. Dia berkata, "Walaupun lagu ini mengandung lirik yang terang-terangan, aku merasa bahagia saat memikirkan bahwa itu adalah pesan yang ditulis untuk fansku, dan aku merasa saat lagu ini didengar, akan menimbulkan sesuatu (dalam orang yang mendengarnya)" dan dia tertawa. Sisi apa yang akan dia perlihatkan di panggung seorang diri, bukan sebagai 6 orang?
"Pertama-tama, tidak ada kekuatan yang dipaksakan (di dalam dance). Sejujurnya, aku ingin menari dengan lebih karismatik, namun Jinyoung-hyung menghentikanku, mengatakan kalau aku melakukan itu gerakannya tidak akan terlihat baik. Daripada penampilan yang keras, dance yang halus akan membuat feel yang lebih hidup. Saat aku mencobanya dengan keras, gerakanku terlihat kaku dan aneh. Aku berusaha mengurangi sebanyak mungkin kekuatan dan gerakannya terlihat lebih natural."
"Terus terang, sebagian dari diriku merasa percaya diri, dan sebagian lainnya sangat kuatir. Namun sebagi penyanyi solo, kurasa ini merupakan pesan penting untuk bisa memberikan orang pengalaman mendengarkan suaraku dan penampilan danceku seorang diri di panggung selama 3 menit. Melepaskan diri dari imej cute yang selama ini kutampilkan, aku ingin memperlihatkan kepada semua orang diriku yang apa adanya sebagai seorang pria, penyanyi yang bisa menyanyi dan menari dengan baik," tambahnya. "Untuk album ini, meski akan sangat baik bila diterima, namun sebagai penyanyi solo, membuat potensi dan bakatku diterima adalah tujuan utamaku," katanya. "Jika daya tarikku diterima saat aku tampil, kekuatan itu akan mendukung 2PM dengan lebih baik lagi."
Karena sengitnya persaingan di industri musik, tidakkah kamu kuatir akan tekanan dari popularitas?
"Sejujurnya, setelah jaman lagu 2PM 'Heartbeat', popularitas kami menyusut sedikit, dan karena kami banyak melakukan aktivitas promosi di Jepang, kesadaran dan pengakuan dari orang-orang di Korea juga berkurang. Aku merasa kami bisa bertahan karena CF (iklan) yang kami lakukan. Dan setiap ada grup rookie baru yang datang (ke dalam industri musik -- debut) aku merasa kuatir. Namun kurasa kami butuh meningkatkan dan menumbuhkan energi yang khas 2PM, dan hanya 2PM yang bisa melakukannya."
Wooyoung yang pernah menjadi MC di berbagai acara, juga seorang aktor, mengatakan bahwa tujuannya adalah meningkatkan kemampuan dalam menulis lagu, dan menjadi seperti Park Jin Young yang bisa memproduksi musik, seorang produser yang membuat album. Namun dia berkata JYP bukanlah tokoh teladannya.
"Warna musik kami berbeda, dan di saat yang sama kurasa cara Jinyoung-hyung menghadapi hal-hal berbeda dengan caraku. Gayanya yang terperinci dan kuat juga sulit diikuti. Daripada seorang teladan, JYP merupakan sosok hyung (senior) yang kukagumi dan kuhormati."
Saat ditanya mengenai 'Dream High 1', sebagai penyanyi yang debut sebagai aktor, dengan rendah hati dia memberi tahu bahwa dia masih ingin melanjutkan karir sebagai aktor. "Menjadi orang lain (memerankan suatu karakter), kurasa bisa mengekpresikan sifat karakter yang kumainkan adalah daya tarik yang besar. Aku ingin mencoba peran yang lebih menarik seperti karakter tangguh di novel perang yang menghadapi waktu sulit, misalnya peran sebagai atlet daripada peran melodrama manis. Tidakkah kau pikir itu cocok dengan diriku?" (tertawa)
--Sumber: Seoul News
Kor - Eng trans: @NOLOVExARIN
Eng - Indo trans: aikojazz @ Hottest Indonesia
