slider

Wednesday, July 4, 2012

MEN’S HEALTH JULY 2012, COVER STORY - JANG WOOYOUNG (part. 2)

-----



Apa itu melelahkan?
Kalau melihat Wooyoung, orang akan teringat film “Billy Elliot” – cerita tentang seorang anak laki-laki dari kota pertambangan ditengah krisis penyerangan yang kemudian dia menjadi penari ballet terbaik meskipun ditentang keras oleh ayahnya. Jika kita memindahkan latar cerita ini dari Inggris ke Busan, kita malah akan melihat Wooyoung yang berdiri disana, bukannya Billy. Dengan bakat menari dan impian yang besar, dia bilang akan menunggu sampai ayahnya berubah pikiran, Wooyoung menulis surat setiap hari untuk meyakinkan ayahnya. Wooyoung melakukan itu karena dia tidak ingin melarikan diri, dia ingin berdiri dengan berani dan diakui. Baik itu cerita Billy yang masuk sekolah ballet terbaik di London atau Wooyoung yang masuk JYPE setelah memenangkan juara pertama di audisi dan merubah pikiran sang ayah – kedua cerita ini sangat menyentuh. 
“Kenapa kau sangat suka menari?” 
Setelah sedikit berpikir dia menjawab: “Aku sangat senang saat sedang menari. Tak tahu kenapa.”
Mungkin ini jawaban yang sederhana dan agak terlalu biasa, tapi matanya mengatakan seperti “Sungguh saat kau tidak tahu alasan mengapa kau sangat menyukai sesuatu itu gila.”
Saat seseorang lebih fokus pada tujuan daripada kesulitan, kesulitan itu menjadi masa sekarang dari masa lalu. Dia masih cukup muda untuk mengharap lebih banyak dari hidup, tapi aku berpikir bahwa dia telah setengah jalan menuju kesuksesan hanya dengan semangat yang terfokus oleh tujuan dan dengan bekerja tanpa lelah.


Apa poin terkuat dan terlemah darimu?
Sudut terkuatku yaitu aku selalu menikmati yang kulakukan, karena aku sangat cinta musik dan menari. Sedangkan sudut lemahku adalah aku terlalu banyak berpikir
Kenapa kau suka menari?
Karena aku merasa sangat bahagia saat sedang menari.

Orang bilang kalau standar latihan menari itu hampir sama dengan kedisiplinan militer. Kejadian menarik apa aja yang terjadi selama latihan?
Dibanding disiplin militer, aku lebih suka menyebutnya sebagai "kurang" disiplin (tertawa). Saat SMA, aku biasa latihan sendirian sampai jam 1 atau 2 malam di panggung terbuka seperti tempat umum. Dulu yang kutahu hanya menari, dan karena aku sangat ingin menari, tidak ada hal yang kutakuti dan aku khawatirkan. Aku ingat saat supir taksi melihatku berlatih menari.

Apa yang mendorongmu untuk berusaha menang dari tentangan sang ayah?
Ayah sangat menentangku untuk menjadi penyanyi. Tapi aku tau apa yang ingin ku lakukan, dan aku tau benar apa yang bisa kulakukan, dan aku juga mau jadi anak yang bisa dibanggakan ayah. aku Aku terus-terusan meyakinkan ayah, karena daripada melarikan diri, aku memilih untuk tetap berdiri sampai aku diakui. 

Apa yang harus kita lakukan agar bisa menari sehebat Wooyoung?
Aku masih kurang dalam banyak hal. Menari, menyanyi, berakting – semuanya susah. Untuk terus mengembangkan diri sendiri, kita harus terus mencoba. Bagiku upaya itu tidak ada batasannya. Aku hanya orang yang mencoba melakukan semuanya dengan baik.

Kau sepertinya sangat tekun dan jantan.
Susah dikatakan seperti itu saja. Aku terlihat sangat kaku jika dilihat dari penampilan luar, tapi jika sudah dekat denganku, kau akan tau kalau aku ini lucu. Saat kau mengenalku mungkin aku akan banyak berpikir dan khawatir. Aku selalu ingin melakukan semuanya dengan  “sempurna”.

Orang-orang bilang kalau anak itu seperti ayahnya…
Aku sangat seperti ayahku. Bukan hanya penampilan, karakter kami juga sangat mirip. Ayah selalu bilang aku harus melakukan segalanya sebaik mungkin agar aku tidak menyesal nantinya. Itu adalah pelajaran paling berharga dalam hidupku 

Kami penasaran dengan album solo mu.
Solo album sudah jadi impianku sejak lama. Semua member mendukung, aku mempersiapkan semuanya lebih baik lagi. Aku tidak menulis lagu manapun, tapi untuk menunjukkan Jang Wooyoung yang sebenarnya aku berusaha semampuku untuk konsep dan semua kegiatan lain yg berhubungan dengan kegiatan solo ini. 

Kalian sangat aktif di Jepang. Apa perbedaan pasar musik Korea dengan Jepang?
Merekam album! Orang-orang Jepang masih memiliki budaya menghargai hard copy album dari artis favorit mereka 

Apa kau tidak mau mengembangkan aktivitas mu diluar dunia musik?
Aku debut sebagai aktor di “Dream High”. Aku merasa kalau jadi aktor itu hanya penarik sebagai seorang penyanyi. Aku jadi serakah soal akting, tapi sekarang aku ingin lebih memperlihatkan sosok penyanyi solo “Jang Wooyoung” dan diakui oleh orang banyak.

Apa kekhawatiran terbesarmu sekarang ini?
Aku ingin mengembangkan kemampuan menyanyi.

Jalan apa yang akan kau pilih untuk masa depan nanti?
Musik, film, drama dan sebagainya... Membuat sesuatu seperti itu adalah pekerjaan yang menakjubkan. Aku ingin terus belajar, bekerja keras dan menjadi seorang produser



PLEASE TAKE OUT WITH FULL CREDIT 
Kor-Eng Trans by: Egle @ 2pmalways
Scan & Korean transcript: Matlejang
Eng-Ind trans by: monicaulf@Hottestindonesia.com